Cara Meminang

Posted by Blog Motivasi Diri Monday, November 12, 2012 1 comments

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda: "Tiga orang yang selalu diberi pertolongan Allah adalah  seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah, seorang penulis yang selalu memberi  penawar & seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya" (HR Thabrani)
Banyak jalan yang dapat menghantarkan orang kepada peminangan & pernikahan. Banyak sebab yang  mendekatkan dua orang yang saling jauh menjadi suami istri yang penuh barakah & diridhai Allah.  Ketika niat sudah mantap & tekad sudah bulat, persiapkan hati untuk melangkah ke peminangan.  Dianjurkan, memulai lamaran dengan hamdalah & pujian lainnya kepada Allah SWT. Serta Shalawat kepada Rasul-Nya. Abu Hurairah r.a. menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: "Setiap perkataan yang tidak dimulai dengan bacaan hamdalah, maka hal itu sedikit barakahnya (terputus keberkahannya)" HR Abu Daud, Ibnu Majah & Imam Ahmad.

cara meminang


Setelah peminangan disampaikan, biarlah pihak wanita & wanita yang bersangkutan untuk mempertimbangkan. Sebagian memberikan jawaban segera, sebelum kaki bergeser dari tempat berpijaknya, sebab menikah mendekatkan kepada keselamatan akhirat, sedang calon yang datang sudah diketahui akhlaqnya, sebagian memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa memberi kepastian apakah pinangan diterima atau ditolak, karena pernikahan bukan untuk sehari dua hari.

Apapun, serahkan kepada keluarga wanita untuk memutuskan. Mereka yang lebih tahu keputusan apa yang terbaik bagi anaknya. Anda harus husnudzan pada mereka. Bukankah ketika meminang wanita berarti anda mempercayai wanita yang diharapkan oleh anda beserta keluarganya. Keputusan apapun yang mereka berikan, sepanjang didasarkan atas musyawarah yang lurus, akan baik dan Insya Allah memberi akibat yang baik bagi anda. Tidak kecewa orang yang istikharah & tidak merugi orang yang musyawarah. Maka apapun hasil musyawarah, sepanjang dilakukan dengan baik, akan membuahkan kebaikan. Sebuah keputusan tidak bisa disebut buruk atau negatif, jika memang didasarkan kepada musyawarah yang memenuhi syarat, hanya karena tidak memberi kesempatan kepada anda untuk menjadi anggota keluarga mereka. Jika niat anda memang untuk silaturrahim, bukankah masih tersedia banyak peluang untuk menyambung?

Anda telah meminangnya dengan hamdalah, anda telah dimampukan datang oleh Allah Yang Maha Besar. Dia-lah Yang Maha Lebih Besar. Semuanya kecil. Ada pelajaran yang sangat berharga dari Bilal bin Rabbah tentang meminang. Ketika ia bersama Abu Ruwaihah menghadap kabilah Khaulan, Bilal mengemukakan : "Jika pinangan kami anda terima, kami ucapkan Alhamdulillah. Dan kalau anda menolak, maka kami ucapkan Allahu Akbar." Maka, kalau pinangan yang anda sampaikan ditolak, agungkan Allah, semoga anda tetap berbaik sangka kepada Allah & juga kepada keluarganya. Sebab bisa jadi, penolakan merupakan jalan pensucian jiwa dari kedzaliman diri sendiri, bisa jadi penolakan merupakan proses untuk mencapai kematangan, kemantapan &  kejernihan niat. Sementara ada banyak hal yang dapat mengotori niat. Bisa jadi Allah hendak mengangkat derajat anda, kecuali anda justru malah merendahkan diri sendiri. Tapi hati perlu diperiksa, jangan-jangan perasaan itu muncul karena ujub.

Kekecewaan, mungkin saja timbul. Barangkali ada perasaan yang perih, barangkali juga ada yang merasa kehilangan rasa percaya diri saat itu. Ini merupakan reaksi psikis yang wajar, kecewa adalah perasaan yang manusiawi, tetapi ia harus diperlakukan dengan cara yang tepat agar ia tidak menggelincirkan ke jurang kenistaan yang sangat gelap. Kecewa memang pahit. Orang sering tidak tahan menanggung rasa kecewa, mereka berusaha membuang jauh-jauh sumber kekecewaan. Sekilas nampak tidak ada masalah, tetapi setiap saat berada dalam kondisi rawan. Perasaan itu mudah bangkit lagi dengan rasa sakit yang lebih perih. Dan yang demikian tidak dikehendaki Islam.

meminang dalam islam


Islam menghendaki kekecewaan itu menghilang perlahan-lahan secara wajar. Sehingga kita bisa mengambil jarak dari sumber kekecewaan dengan tidak kehilangan obyektivitas & kejernihan hati, kita menjadi lebih tegar, meskipun proses yang dibutuhkan untuk menghapus kekecewaan lebih lama. Kalau anda merasa kecewa, periksalah niat anda. Dibalik yang dianggap baik, mungkin ada niat yang tidak lurus. Periksalah motif-motif yang melintas dalam batin. Selama peminangan hingga saat menunggu jawaban. Kemudian biarkan hati memproses secara wajar sampai menemukan kembali ketenangan secara mantap.

Tetapi kalau jawaban yang diberikan oleh keluarga wanita sesuai harapan, berbahagialah sejenak. Bersyukurlah. Insya Allah kesendirian yang dialami dengan menanggung rasa sepi sebentar lagi akan menghapus kepenatan selama di luar rumah. Insya Allah sebentar lagi. Tunggulah beberapa saat. Setelah tiba masanya, halal bagi anda untuk melakukan apa saja yang menjadi hak anda bersamanya. Akan tiba masanya anda merasakan kehangatan cintanya. Kehangatan cinta wanita yang telah mempercayakan kesetiaannya kepada anda. Setelah tiba masanya, halal bagi anda untuk menemukan pangkuannya ketika anda risau. Selama menunggu, ada kesempatan untuk menata hati. Melalui pernikahan, Allah memberikan banyak  keindahan & kemuliaan.

Baca Selengkapnya ....

Terimakasih Bidadari-ku

Posted by Blog Motivasi Diri Thursday, November 8, 2012 1 comments

Bercermin dari kisah Siti Hajar yang mulia, berjalan dari Safa hingga Marwa 
Berjuang demi Isma’il kecil yang setia menanti di gurun pasir yang hampa
Ibunda Musa alaihisalam pun melepas putra tercinta di derasnya arus sungai Nil
Takkan ada yang membunuh 
Takkan ada kasih bunda yang rapuh
Atas nama kebahagiaan sejatiku
Demi merangkuh masa depan yang penuh 
Mencetak generasi Qur’ani yang berbudi dan tangguh
Menjadi mujahid muda yang berakhlak dan taqwa
Karena taqwa bukanlah kata yang dapat diwariskan
Ataupun gen yang dapat ditransplantasikan
Namun taqwa adalah buah dari usaha yang harus dibuktikan
Engkaupun melepasku di padang pengharapan yang gemilang
Di tamannya para penghafal Al Qur’an
Walau masih terbayang begitu banyak memori yang begitu berkesan

Aku rindu kamar kecilku
Aku rindu gelak tawa adikku sayang
Bahkan Aku begitu rindu mencucikan bajumu
Kini Ku tak lagi menyiapkan makanan bagimu
Memijatmu tiap Kau lesu
Dan menciumi tanganmu sesuka hatiku
Ini keputusan terindah untukku
Demi bekalku di masa depan
Untuk meraih hari yang terang
Namun, lihatlah lengan ini masih tampak mungil dan rapuh 
Sangat rapuh, bahkan terlalu rapuh untuk seusiaku
Namun, Kau paham hidupku tak hanya denganmu
Hidupku tak cukup dengan belaian manja dan sayangmu
Ku harus belajar berbagai warna kehidupan
Kini Ku berjuang melawan waktu dan nafsu
Tanpa Engkau bidadariku, disisiku
Tenanglah mutiara hati, Aku tak sendiri disini
Masih ada Sang Maha Penjaga diri
Bersama makhluknya yang suci

bidadari surga


Maafkan Aku yang sering berkata “Ahh!!!!!!!!!!!” padamu
Yang sering membuat matamu sayu karena ulahku
Atau jatuh ari mata dari pelupukmu
Bahkan akhlak inipun masih begitu palsu dan kelabu dari yang Kau mau
Selagi jiwa masih bersama raga
Selama jatah usia masih ada
Tuhan pun masih memberi izin hidup untuk kita tetap bersama
Akan Ku baktikan usia
Akan Ku korbankan kesenangan hamba
Demi satu cita
Kau bahagia
Wahai mutiara jiwa
Wahai manusia yang lembut hatinya
Takkan Ku buat penantian panjangku berbuah percuma
Atau berbekas penyesalan dan lara
Perantauanku akan indah di Sukma
Hafidzku untukmu
Hanya untukmu tambatan kalbu
Mahkota terindah akan Ku persembahkan untukmu di Surga
Sampai Kau bangga, bahagia
Menuai hasil perjuangan hamba
Air mata rinduku kan terus mengalir merdu
Bersama gema tasbih di pagi buta
Bersama paketan doa di kala senja
Bersama rokaat-rokaat yang Ku hadiahkan untukmu
Disetiap sujud dalam Sholatku
Tuhan, teruslah cintai Ayah Ibuku, cintai Bundaku
Aku kasturi yang selalu memberimu wangi di hati
Bagai embun penyejuk kan Ku sembuhkan hatimu yang pilu
Hamba budak setia yang melayanimu dengan bangga
Di dunia hingga surga
Berbahagialah wahai sahabat yang ikhlas menuruti perintah orang tua
Selalu berbakti kepada Ayah Bunda
Menjadi anak sholeh, bermanfaat bagi ummat, bangsa dan dunia


ditulis pada: Darul Quran School 


Baca Selengkapnya ....

Menyegerakan Menikah : Solusi Terbaik !

Posted by Blog Motivasi Diri Monday, November 5, 2012 4 comments
Diantara tanda-tanda kekuasaan Allah, ialah diciptakannya pasangan-pasanganmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung padanya. Dan Allah menjadikan di antara kalian perasaan tenteram dan kasih sayang. Pada yang demikian ada tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.


Ketika tiba masa usia aqil baligh, maka perasaan ingin memperhatikan dan diperhatikan lawan jenis begitu bergejolak. Banyak perasaan aneh dan bayang-bayang suatu sosok berseliweran tak karuan. Kadang bayang-bayang itu menjauh tapi kadang terasa amat dekat. Kadang seorang pemuda bisa bersikap acuh pada bayang-bayang itu tapi kadang terjebak dan menjadi lumpuh. Perasaan sepi tiba-tiba menyergap ke seluruh ruang hati. Hati terasa sedih dan hidup terasa hampa. Seakan apa yang dilakukannya jadi sia-sia. Hidup tidak bergairah. Ada setitik harapan tapi berjuta titik kekhawatiran justru mendominasi.



Perasaan semakin tak menentu ketika harapan itu mulai mengarah kepada lawan jenis. Semua yang dilakukannya jadi serba salah. Sampai kapan hal ini berlangsung? Jawabnya ada pada pemuda itu sendiri. Kapan ia akan menghentikan semua ini. Sekarang, hari ini, esok, atau tahun-tahun besok. Semakin panjang upaya penyelesaian dilakukan yang jelas perasaan sakit dan tertekan semakin tak terperikan. Sebaliknya semakin cepat / pendek waktu penyelesaian diupayakan, kebahagiaan & kegairahan hidup segera dirasakan. Hidup menjadi lebih berarti & segala usahanya terasa lebih bermakna, dan cinta akan berkembang pada waktunya.


Penyelesaian apa yang dimaksud? Pernikahan! Ya menikah adalah alat solusi untuk menghentikan berbagai kehampaan yang terus mendera. Lantas kapan? Bilakah iabisa dilaksanakan? Segera! Segera di sini jelas berbeda dengan tergesa-gesa. Untuk membedakan antara segera dengan tergesa- gesa, bisa dilihat dari dua cara:

1. Tanda-Tanda Hati

Orang yang mempunyai niat tulus, kata Imam Ja'far, adalah dia yang hatinya tenang, sebab hati yang tenang terbebas dari pemikiran mengenai hal-hal yang dilarang, berasal dari upaya membuat niat murni untuk Allah dalam segala perkara. Kalau menyegerakan menikah karena niat yang jernih, Insya Allah hati akan merasakan sakinah, yaitu ketenangan jiwa saat menghadapi masalah-masalah yang harus diselesaikan. Kita merasa yakin, meskipun harapan & kekhawatiran meliputi dada. Lain lagi dengan tergesa-gesa. Ketergesaan ditandai oleh perasaan tidak aman & hati yang diliputi kecemasan yang memburu. Kadang cinta sebelum menikah bukanlah cinta sebenarnya, melainkan hanya cinta nafsu.

2. Tanda-Tanda Perumpamaan

Ibarat orang bikin bubur kacang hijau, ada beberapa bahan yang diperlukan. Bahan paling pokok adalah gula & kacang hijau. Jika gula & kacang hijau dimasukkan air kemudian direbus, maka akan didapati kacang hijau tidak mengembang. Ini namanya tergesa-gesa. Kalau gula baru dimasukkan setelah kacang hijaunya mekar ini namanya menyegerakan. Tapi kalau lupa, tidak segera memasukkan gula setelah kacang hijaunya mekar cukup lama orang akan kehilangan banyak zat gizi yang penting.

menyegerakan menikah








Baca Selengkapnya ....

Rute Busway Transjakarta 2012 Terbaru

Posted by Blog Motivasi Diri Friday, November 2, 2012 2 comments
Berikut saya lampirkan Peta Rute Busway dan Jalur Busway terbaru 2012.


rute busway transjakarta terbaru

(Klik untuk Memperbesar Gambar Rute Busway Transjakarta 2012)



untuk rute busway transjakarta langsung adalah:

1.   Rute Blok M - Kota
Panjang Rute : 12,9 km
Jumlah halte : 20
Pelayanan : sampai pukul 22.00

2.   Rute Pulogadung - Harmoni

Panjang Rute : 14 km
Jumlah halte : 23
Pelayanan : sampai pukul 22.00

3.   Rute Kalideres - Harmoni

Panjang Rute : 19 km
Jumlah halte : 13
Pelayanan : sampai pukul 22.00

4.   Rute Pulogadung - Dukuh Atas

Panjang Rute : 11,8 km
Jumlah halte : 17
Pelayanan : sampai pukul 22.00


5.   Rute Ancol - Kampung Melayu

Panjang Rute : 13,5 km
Jumlah halte : 17
Pelayanan : sampai pukul 22.00


6.   Rute Ragunan - Dukuh Atas

Panjang Rute : 13,3 km
Jumlah halte : 18
Pelayanan : sampai pukul 22.00


7.   Rute Kp. Rambutan - Kp. Melayu

Panjang Rute : 12,8 km
Jumlah halte : 13
Pelayanan : sampai pukul 22.00


8.   Rute Lebak Bulus - Harmoni

Panjang Rute : 26 km
Jumlah halte : 21
Pelayanan : sampai pukul 22.00


9.   Rute Pluit - Pinang Ranti
belum ada info (lihat gambar)

10. Rute Cililitan - Tj. Priok
belum ada info (lihat gambar)


Okee, selamat jalan-jalan yaaa.. semoga ga nyasar, hehe.. klo bingung, bisa langsung nanya ke petugas Busway Transjakarta yang ada di sana, baik-baik kok, nanya aja, mau ke halte mana gitu naik busway yang ke arah mana, atau klo mau ke daerah mana gitu naik busway yang ke mana yaa.. gitu deh

Okee, ini saya persembahkan Rute Busway 2012 dalam blog Kisah Motivasi Diri ini. Semoga bermanfaat !

Baca Selengkapnya ....

Pengambilan Keputusan: Evaluasi vs. Menyesali !

Posted by Blog Motivasi Diri Thursday, November 1, 2012 5 comments

Saya bertanya kepada Anda, pernahkah Anda menyesali pengambilan keputusan dan langkah  Anda ?


Kita tidak dapat memungkiri, diantara kita tentulah pernah menyesali sebuah keputusan yang hasilnya mungkin tak seperti yang kita inginkan meskipun kita telah kita pikirkan dalam-dalam, pikirkan masak-masak. Tak perlulah kita merasa gundah dahulu dan tidak perlu kita perlu menyesali semua keputusan yang keputusan yang kita kita ambil dan jalani.
pengambilan keputusan

Cobalah untuk renungkan sejenak, waktu waktu terus berjalan dan tidak akan memberikan kita jalan tuk kembali ke depan dengan kecepatannya tanpa penerimaan kita menyukainya atau tidak. Kitapun telah terseret bersama dengannya. Bahkan seringkali kita luput bahwa derasnya waktu tentu menuntut kepalan keberanian menghadapinya.
Sebaliknya, terkadang kita terjebak untuk berusaha keras menghapus setiap jejak langkah yang ditorehkan dalam perjalanan kehidupan ketimbang mencari cara tuk langkah perbaikan diri dan menata diri wujudkan tujuan yang ingin kita capai.  Memang waktu terus melangkah laju ke depan tanpa menghiraukan kita yang tertinggal  atau ingin kembali untuk menghapuskan jejak langkah yang kita torehkan meski  sesekali kepala menengok ke belakang. Yang pasti tiada jalan kita tuk kembali yang ada hanyalah masa ke depan yang harus kita hadapi dengan bekal keberanian.

Kita tidak akan dapat mundur ke belakang, kita hanya dapat mengevaluasi kembali segala tindakan dan pengambilan keputusan dan jalankan. Tak salah ketika penyesalan tidak akan pernah mengubah masa lalu dan tiada berguna menyesalinya berkepanjangan yang membuat energi dan pikiran kita habis terbuang. Introspeksi dan perbaiki keputusan-keputusan dan belajarlah dari banyak kesalahan yang terjadi. Janganlah pernah menyalahkan segala penghambat jalan kita meski sebuah kerikil kecil di celah-celah jari kaki kita, singkirkan dengan begitu langkah kaki melangkah lebih mulus.

Tidak mengapa untuk sesekali tengok ke belakang bila hanya sekedar membuat langkah berbeda sebagai perbaikan. Anggaplah ia sebagai kerikil-kerikil seperti pandangan sinis orang disekitar yang mencobah goyahkan keyakinan kita, yang mesti disingkirkan dari jalan tujuan yang hendak kita lewati. Itulah  mengapa orang bijak pernah berkata penyesalan berkepanjangan tiada guna dan tak mengubah apapun. Satu hal penting saat kita memutuskan sesuatu adalah kita telah  belajar untuk menghargai keputusan kita dan apapun meski mungkin tak mengenakkan hasilnya karena memang segala keputusan apapun yang kita ambil adalah YANG TERBAIK PADA SAAT ITU.

Pahamilah nilai sebuah tanggung jawab diri kita petik di saat kita  menghormati sebuah keputusan.  Jadi, tak alasan 
kita untuk menyesali keputusan yang  telah  kita ambil, bukan! Keberanian menghadapi hidup adalah kunci keberhasilan mengarungi buasnya samudera kehidupan untuk menggapai pulau kemenangan. Bila tidak, tak salah kehidupanlah yang mengendalikan kita, bukan! Terus Motivasi diri Anda !

pengambilan keputusan

Ketika kita mengubah diri, maka semua yang kita dapatkan di luar diri kita akan berubah (Jim Rohn)
Jika kita tidak mau merumuskan tujuan hidup bagi diri kita, maka kita akan bekerja untuk merealisasikan tujuan hidup orang lain (Brian Tracy)
Ketika kita menentukan keputusan hidup, maka saat itulah nasib kita sudah dicetak (Anthony Robbins)


"Dan Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sehingga kaum tersebut yang mengubah keadaannya sendiri" (QS. Ar Ruum: 11)

Baca Selengkapnya ....